INDONESIA GALI POTENSI KERJA SAMA BATERAI UNTUK EV DENGAN AFRIKA

  • Info Pasar & Berita
  • 02 Sep 2024

24557566

IQPlus, (2/9) - Pemerintah Indonesia menggali potensi kerja sama potensial salah satunya pengembangan baterai untuk kendaraan listrik (EV) dengan negara-negara di kawasan Afrika.

"Dari sisi ekonomi banyak potensi yang belum tersentuh," kata Menteri Investasi RI/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani di sela diskusi Forum Kemitraan Multi-Sektor (HLF MSP) dan Forum Indonesia Afrika (IAF) ke-2 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin.

Ia menjelaskan Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki sumber daya nikel terbesar di dunia.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) cadangan komoditas nikel di Indonesia masih menjadi yang terbesar di dunia atau setara dengan 23 persen cadangan dunia.

Indonesia memiliki sumber daya nikel mencapai 17,7 miliar ton bijih dan 177,8 juta ton logam dengan jumlah cadangan mencapai 5,2 miliar ton bijih dan 57 juta ton logam.

Ada pun nikel merupakan salah satu komponen utama kendaraan listrik yang saat ini dibutuhkan masyarakat untuk menekan emisi karbon dari kendaraan yang masih mengonsumsi bahan bakar fosil.

Sementara itu Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Zanzibar Hussein Ali Mwinyi membahas kerja sama ekonomi hingga pariwisata.

Pertemuan digelar di sela rangkaian acara acara High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) Ke-2 di Badung, Nusa Dua, Bali, Senin.

Dalam pengantarnya, Presiden Jokowi mengapresiasi atas kehadiran Presiden Hussein Ali Mwinyi dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat kerja sama ekonomi dengan Tanzania dan Zanzibar.

"Presiden Hussein, selamat datang di Indonesia dan terima kasih atas kehadiran Yang Mulia. Saya ingin menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan Zanzibar," ucap Presiden Jokowi berdasarkan keterangan pers Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta. (end/ant)





Kembali ke Blog