INDUSTRI KERAMIK TEKANKAN PENTINGNYA PASOKAN GAS UNTUK JAGA UTILISAS

  • Info Pasar & Berita
  • 24 Jun 2026

17431314

IQPlus, (24/6) - Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) menekankan pentingnya kepastian pasokan gas guna menjaga daya saing, mempertahankan tingkat utilisasi produksi, sekaligus mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ketua Umum Asaki Edy Suyanto dalam pernyataan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu menyampaikan pihaknya menilai keberlanjutan pasokan energi yang kompetitif menjadi faktor kunci agar industri tetap dapat beroperasi optimal, menyerap tenaga kerja, dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Dirinya mengungkapkan realisasi Alokasi Gas Industri Tertentu (AGIT) sepanjang Januari-Mei 2026 hanya mencapai 47,5 persen. Kondisi tersebut membuat kebutuhan energi industri harus dipenuhi melalui regasifikasi LNG yang memiliki harga jauh lebih tinggi.

Menurut Edy, harga LNG regasifikasi saat ini mencapai sekitar 20,5 dolar AS per MMBTU. Akibatnya, industri keramik harus menanggung biaya gas rata-rata sekitar 15-16 dolar AS per MMBTU atau hampir dua kali lipat dibandingkan subsidi gas industri melalui Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) sebesar 7 dolar AS per MMBTU.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima pelaku industri, realisasi AGIT pada Juni 2026 berpotensi turun hingga di bawah 30 persen.

Menurut Edy, yang menjadi perhatian utama industri bukan hanya persoalan harga, tetapi juga kepastian pasokan energi yang dapat mendukung keberlangsungan operasional pabrik. (end/ant)


Kembali ke Blog