JABABEKA DAN 8 SMK DI KABUPATEN BEKASI PERKUAT KESIAPAN KERJA LULUSAN

  • Info Pasar & Berita
  • 18 Sep 2026

26027046

IQPlus, (18/9) - Anak usaha PT Jababeka Tbk (KIJA), PT Jababeka Infrastruktur melalui program Jababeka Community Acceleration Class (JClass) telah menggandeng delapan SMK di Kabupaten Bekasi, untuk membantu mempersiapkan lulusannya supaya siap memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha.

Delapan sekolah mitra tersebut yakni SMK Garuda Nusantara, SMK Bina Mitra, SMK Kitri Bakti, SMKN 2 Cikarang Pusat, SMK Islam Al-Amin, SMKN 2 Cikarang Barat, SMK Kesehatan Sentra Medika Cikarang, serta SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat.

"JClass hadir untuk menjawab kesenjangan kompetensi (skills gap) antara lulusan SMA atau SMK dan kebutuhan industri di Kabupaten Bekasi, yang merupakan salah satu pusat kawasan industri terbesar di Indonesia," ujar Direktur Jababeka Infrastruktur Vega Violetta Puspa, dalam keterangan resminya, yang dikutip di Jakarta, Kamis.

Vega menjelaskan program JClass dijalankan melalui tiga jalur pelatihan. Pertama, Career Acceleration Class yang berfokus pada kesiapan mental dan sikap profesional kerja.

Kedua, Digital Acceleration Class untuk mendorong kapasitas penguasaan digital dan administratif, dan ketiga, Entrepreneur Acceleration Class untuk pengembangan pelaku UMKM lokal di sekitar Kawasan Industri Jababeka.

"Yang membedakan J-Class dari program pelatihan kerja pada umumnya adalah keterlibatan langsung tenant atau perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Jababeka," ujar Vega.

Setelah mengikuti JClass, Vega menilai para siswa memperoleh bekal keterampilan teknis dan kesiapan kerja yang lebih terarah.

Sementara, bagi pelaku UMKM di sekitar Kawasan Industri Jababeka, lanjutnya, pendampingan melalui Entrepreneur Acceleration Class membantu mereka memahami cara mengembangkan usaha, memperluas pasar, serta melihat peluang untuk terhubung dengan rantai pasok industri.

Melalui program tersebut, Vega berharap dapat mempersempit kesenjangan kompetensi antara lulusan SMA/SMK dan kebutuhan dunia kerja, sehingga lulusan SMA/SMK di Kabupaten Bekasi diharapkan semakin siap dan mudah diserap dunia kerja.

"Sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem ketenagakerjaan dan kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar kawasan," ujar Vega. (end/ant)

Kembali ke Blog