12329479
IQPlus, (04/5) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) atau Telkom mengumumkan rencana aksi korporasi besar berupa pembelian kembali saham (buyback) dengan estimasi nilai mencapai Rp1 triliun. Langkah strategis ini mencakup saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun saham American Depositary Receipt (ADR) di New York Stock Exchange (NYSE).
Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 1 Mei 2026, manajemen Telkom menyatakan bahwa dana untuk aksi ini sepenuhnya berasal dari kas internal, bukan dari pinjaman maupun dana hasil penawaran umum. Perusahaan menargetkan proses pembelian kembali ini selesai dalam kurun waktu 12 bulan setelah mendapatkan restu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 8 Juni 2026 mendatang.
Aksi korporasi ini bertujuan untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dengan fundamental perusahaan, sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap prospek pertumbuhan berkelanjutan Telkom.
Manajemen menegaskan bahwa alokasi dana sebesar Rp1 triliun tersebut tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan usaha, mengingat perseroan memiliki modal kerja dan arus kas (cash flow) yang cukup memadai. Dalam pelaksanaannya, Telkom akan membatasi jumlah saham yang dibeli kembali agar tidak melebihi 10% dari modal ditempatkan dan disetor, serta menjaga porsi saham free float tetap di atas 15% guna menjamin likuiditas di bursa. (end)