23448476
IQPlus, (22/8) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada 5-6 September mendatang, menjadi ajang bagi para pelaku industri di Tanah Air untuk menunjukkan hasil inovasi di sektor transisi energi.
"Yang pasti forum ini tidak hanya forum diskusi, tapi nanti ada hasil-hasil dan outcome yang konkret termasuk juga kesempatan untuk para industri nanti bisa showcasing proyek-proyek mereka," kata Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri Kadin Shinta Kamdani di Jakarta, Kamis.
Acara diskusi yang mendatangkan berbagai pemangku kepentingan di sektor transisi energi global itu, menurut Shinta bisa mengakselerasi capaian nol emisi karbon (Net Zero Emissions/NZE) khususnya di sektor industri, dengan menerapkan hasil ide dari diskusi tersebut.
Dirinya mengatakan, industri dalam negeri menjadi kontributor utama dalam pelepasan emisi karbon dioksida (CO2), dan 74 persen gas rumah kaca (GRK).
"Emisi sektor industri ini berasal dari penggunaan energi yang menyumbang sekitar 33,9 persen, dan ini menunjukkan bahwa efisiensi energi dan peralihan ke sumber energi yang lebih bersih menjadi kunci dalam upaya pengurangan emisi," kata Shinta.
Indonesia International Sustainability Forum merupakan sebuah platform untuk mendorong kolaborasi dan berbagi praktik terbaik di antara para pemangku kepentingan untuk mewujudkan dekarbonisasi, sehingga pemajuan ekonomi berkelanjutan secara global bisa terwujud.
Pada tahun sebelumnya forum tersebut sukses digelar di Jakarta, dengan total partisipan mencapai lebih dari 2.500 orang yang berasal dari 41 negara, lebih dari 100 pembicara global di sektor transisi energi, serta penandatanganan delapan kerja sama untuk pemajuan energi bersih. (end/ant)