30727119
IQPlus, (4/11) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengatakan tahap awal pengoperasian kereta petani dan pedagang diterapkan di rute Merak-Rangkasbitung, Banten, guna mendukung ketahanan pangan, pemerataan ekonomi dan peningkatan produktivitas sektor riil nasional.
"Tahap awal pengoperasian kereta petani dan pedagang akan diterapkan di wilayah Banten sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, pemerataan ekonomi," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan KAI melalui anak usahanya KAI Commuter tengah menyiapkan konsep pengoperasian kereta tersebut yang merupakan inovasi layanan transportasi berbasis rel, yang dirancang untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal.
Kereta khusus itu merupakan hasil karya Balai Yasa Surabaya Gubeng, yang pertama kali diperkenalkan kepada publik pada 15 Agustus 2025. Saat itu, menurut dia, kereta petani dan pedagang menjalani uji lintas perdana untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kelayakan operasional sebelum dapat dioperasikan.
"Inovasi ini menjadi salah satu bukti kemampuan KAI dalam menghadirkan sarana transportasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Anne. (end/ant)