KEMENDAG DAN KEMENDIKBUDRISTEK KERJA SAMA GELAR PROGRAM PMPR 2024

  • Info Pasar & Berita
  • 04 Sep 2024

24755600

IQPlus, (4/9) - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi(Kemdikbudristek) kembali membuka program magang bersertifikat Penggerak Muda Pasar Rakyat (PMPR) 2024.

Program ini ditujukan bagi 40 mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia yang akan dilaksanakan selama empat bulan yakni September-Desember 2024. Program ini akan dilaksanakan di pasar yang berlokasi di lima kabupaten/kota di Indonesia yakni Kota Pekanbaru, Riau; Kota Cirebon, Jawa Barat; KabuputenSleman, D.I. Yogyakarta; KabupatenJember, Jawa Timur; dan Kota Mataram, Nusat Tenggara Barat.

"Program magang bersertifikat PMPR ini didesain Kemendag bagi para mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan dari perguruan tinggi guna memberi dampak penguatan dan pemberdayaan pasar rakyat secara nyata,"ujar Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Sri Sugy Atmanto.

Sugy menjelaskan, mahasiswa akan terlibat secara langsung membantu pemerintah dalam membina pedagang pasar rakyat agar menjadi lebih berdaya saing. Melalui program ini, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di pasar rakyatmelalui pembelajaranberbasis proyek dan praktik pemenuhantata kelola pasarmelalui standardisasi pasar.

Selain itu, mahasiswaakan melakukan penguatan dan pemberdayaan pedagangdan berkolaborasi dengan akademisi, pemerintah daerah, pengelola pasar, asosiasi, dan seluruh pemangku kepentingan di pasar rakyat.

"Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman, terutama pembelajaran langsung di pasar rakyat berbasis proyek dan praktik langsung terkait pemenuhan standardisasi, penerapan digitalisasi dan peningkatan kapasitas pedagang. Selama program, mahasiswa akan mendapatkan keterampilan, baik hard skillmaupun soft skill,"terang Sugy.

Sugy menjelaskan, kriteria pasar rakyat untuk PMPR diutamakan pasar rakyat yang direvitalisasi melalui APBN, pasar rakyat dengan akses jalan yang mudah ditempuh, kelayakan kondisi pasarrakyatuntuk magang, danterjangkau jaringan internet.

Selain itu, lanjut Sugy, para mahasiswa yang mengikuti PMPR akan mendapatkanpelatihan komprehensif, induksi kerja di lingkungan pasar rakyat, pendampingan oleh mentor tetap dan mentor Kemendag, serta sertifikat magang dari Kemendag.

Selain manfaat bagi para mahasiswa, PMPR memberikan manfaat kepada para pengelola pasar.

"Dengan adanya PMPR, para pengelola pasar mendapatkan pendampingan tanpa harus menyewa jasa konsultan.Melalui pendampingan ini, diharapkan adanya perbaikan ke depan sehingga kualitas pasar rakyat akan semakin baik,"urai Sugy. (end)


Kembali ke Blog