32559347
IQPlus, (22/11) - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyebut kinerja perbankan nasional tetap tumbuh resilient di tengah ketidakpastian perekonomian global.
Ia memperkirakan, sepanjang 2023, penyaluran kredit perbankan akan tumbuh di atas 9 persen secara tahunan.
"Yang cukup menggembirakan adalah pertumbuhan pinjaman perbankan, ini masih cukup resilient. Sampai akhir tahun, kita akan melihat pertumbuhannya masih berada di atas 9 persen," kata Febrio dalam Bank BTPN Economic Outlook 2024 di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan per 26 Oktober 2023 surat berharga negara (SBN) yang dimiliki oleh bank menurun hingga 69,87 persen secara year to date (ytd).
"Perbankan mulai unload SBN-nya dan sudah menunjukkan bagaimana dia menyalurkan ke sektor riil. Dan tentunya arah kepastian dari kondisi stabilitas perekonomian kita akan membuat ini lebih kondusif lagi," ujar Febrio. (end)