KEMENPERIN RANCANG STRATEGI PEMANTAUAN IMPOR INDUSTRI PETROKIMIA

  • Info Pasar & Berita
  • 11 Des 2024

34526947

IQPlus, (11/12) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan strategi pemantauan impor industri petrokimia melalui pematangan instrumen neraca komoditas guna memantau antara kebutuhan (demand) dan pasokan (supply) sektor tersebut.

"Kalau dengan neraca komoditas kita bisa melihat pasti selalu by data supply dan demand, kalau supply-nya rendah, demand-nya lebih rendah berarti masih ada potensi untuk impor," ujar Direktur Industri Kimia Hulu Kemenperin Wiwik Pudjiastuti dalam pernyataan di Jakarta, Selasa.

Dikatakan dia, sistem tersebut diperlukan lantaran produk petrokimia dan turunannya masih didominasi produk impor. Padahal, industri petrokimia dalam negeri tengah berjuang memperkuat rantai pasok produksi.

Dalam catatan pihaknya, produk petrokimia nasional meliputi olefin memiliki kapasitas produksi mencapai 9,72 juta ton, sementara produk aromatik sebanyak 4,61 juta ton, dan produk C1 metanol serta turunannya sebesar 980 ribu ton.

Adapun untuk memperkuat struktur sektor petrokimia, turut diperlukan integrasi antara hulu dan hilir.

"Untuk penguatan struktur industri, yang perlu memang untuk penguatan salah satunya adalah melakukan integrasi industri hulu dan hilir," ujarnya. (end/ant)


Kembali ke Blog