24559507
IQPlus, (2/9) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan masifnya pembangunan infrastruktur konektivitas pada masa kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo berdampak positif pada rendahnya angka inflasi nasional yakni di bawah dua digit.
"Harga-harga kita relatif stabil, walaupun ada kenaikan inflasi tapi tidak seperti yang kita lihat di berbagai negara yang inflasinya sampai dua digit. Kita ini kan inflasi 3-4 persen, saya kira bahkan di bawah itu," kata Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan dalam satu dekade pemerintahan Jokowi, secara masif telah membangun infrastruktur konektivitas seperti jalan nasional, jalan tol, pelabuhan, kereta baru dan bandara, sehingga memudahkan alur distribusi ke setiap wilayah di tanah air.
Pihaknya mencatat pemerintah dalam periode 2014-2024 telah membangun sepanjang 6.000 kilometer jalan nasional yang terfokus pada Trans Papua, perbatasan Papua, perbatasan Kalimantan, perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT), serta lintas selatan Jawa.
Selanjutnya untuk jalan tol, Kementerian PUPR menargetkan untuk membuat jalan tol baru sepanjang 2.700 kilometer hingga akhir tahun 2024.
"Kalau sampai sekarang kira-kira 2.200 kilometer sudah beroperasi jalan tol baru kita, saya kira ini tiga kali lipat dari keberadaan jalan tol operasional yang sudah ada hingga tahun 2014," katanya. (end)