06025748
IQPlus, (2/3) - PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) melaporkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 (FY2025).
Pada FY2025, produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti turun 3% yoy menjadi 1,14 juta ton. Namun demikian, total produksi CPO naik 2% yoy menjadi 292 ribu ton seiring dengan kenaikan TBS dari eksternal.
Lonsum membukukan penjualan sebesar Rp5,51 triliun di FY2025, atau naik 21% yoy dibandingkan FY2024 terutama karena kenaikan harga jual rata-rata dan volume penjualan produk sawit.
Pada FY2025, Lonsum mencatat kinerja yang positif. Laba bruto meningkat 14% yoy menjadi Rp2,26 triliun, laba usaha naik 30% yoy menjadi Rp2,01 triliun dan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 28% yoy menjadi Rp1,89 triliun. Lonsum tidak ada pendanaan melalui hutang bank pada tanggal 31 Desember 2025.
Tan Agustinus Dermawan, Presiden Direktur Lonsum mengatakan, "Lonsum mencatatkan kinerja yang positif pada tahun 2025 ditengah berbagai tantangan pada sektor agribisnis yang terus berlanjut, termasuk volatilitas harga komoditas, kondisi cuaca yang tidak menentu dan ketidakpastian global. Fokus Lonsum, diantaranya, tetap pada pengendalian biaya dan efisiensi, optimalisasi kegiatan operasional dan produktivitas serta memprioritaskan investasi modal dengan tetap menerapkan praktik-praktik agrikultur secara berkelanjutan." (end)