MAPA MENCATAT PERTUMBUHAN LABA BERSIH 19,5% PADA KUARTAL PERTAMA 2025

  • Info Pasar & Berita
  • 02 Mei 2025

12128855

IQPlus, (2/5) - PT Map AkJf Adiperkasa Tbk (MAA), anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) untuk sports, kids, dan leisure, hari ini mengumumkan hasil kinerja kuartal pertama 2025.

Pendapatan bersih MAA pada kuartal pertama tahun 2025 tercatat sebesar Rp4,3 triliun, meningkat 17% dibandingkan Rp3,7 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba kotor aik 15,4% menjadi Rp2,0 triliun, dengan laba usaha tumbuh 15,5% menjadi Rp468 miliar, dan EBITDA tercatat sebesar Rp798 miliar. Laba bersih mengalami peningkatan sebesar 19,5% YoY menjadi Rp339 miliar dari Rp283 miliar pada tahun sebelumnya.

"Kinerja MAA di kuartal pertama 2025 didukung oleh libur Lebaran yang berlangsung lebih awal pada tahun ini, sehingga memberikan kontribusi posiJf terhadap pertumbuhan dari top line hingga bo0om line. Kami memaksimalkan momentum tersebut dengan perencanaan inventory yang matang untuk memasJkan tersedianya produk yang tepat pada brand unggulan Perusahaan. Awal yang menjanjikan ini memberikan landasan posiJf untuk tahun ini dan memperkuat kesiapan kami dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berkembang," ujar RaJh D. Gianda, VP Investor RelaJons, Corporate Communications and Sustainability.

Pada kuartal pertama, MAA terus memperkuat strategi mul5-channel nya untuk memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh price point, termasuk dengan adanya penambahan brand Pazzion ke dalam portofolio Perusahaan. Seiring dengan hal ini, MAA terus memperkuat kanal digitalnya,dan mengoperasikan 30 online pla9orm di akhir kuartal pertama 2025

"Ke depannya, MAA akan terus meningkatkan inovasi dan consumer engagement melalui produk yang terkurasi, serta menyempurnakan pengalaman berbelanja secara menyeluruh. Seiring dengan tetap memperJmbangkan kondisi ekonomi secara keseluruhan, prioritas utama kami adalah menjaga nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepenJngan melalui inventory control yang disiplin dan efisiensi biaya. Kami percaya bahwa model bisnis MAA yang terintegrasi akan mengopJmalkan potensi dari portofolio kami, dan mendorong pertumbuhan Perusahaan hingga akhir tahun 2025 dan seterusnya," tutup Ratih. (end)


Kembali ke Blog