02332411
IQPlus, (23/1) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan saham PT Geoprima Solusi Tbk. (GPSO), PT MDTV Media Technologies Tbk. (NETV), PT Sumber Tani Agung Resources Tbk. (STAA).
Yulianto Aji Sadono Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Kamis (23/1) ) menuturkan bahwa Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 8 dan 9 dan 14 Januari 2025 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan penggunaan dana hasil penawaran umum saham STAA dan laporan bulanan registrasi pemegang efek saham GPSO dan saham NETV.
Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan Penghentian Sementara Perdagangan terhadap Saham NETV di Pasar Reguler dan Tunai pada tanggal 20 Juni 2024 dalam rangka cooling down dan Unusual Market Activity (UMA) pada tanggal 16 Mei 2024 atas perdagangan saham NETV.
Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity pada ketiga saham ini maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini dan mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.
"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,"imbuhnya. (end)