01854615
IQPlus, (19/1) - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengalokasikan Rp3,1 miliar untuk kepentingan sarana evakuasi dan pelayanan sementara seperti sewa kantor dan ruko di daerah-daerah terdampak bencana Sumatera termasuk Aceh.
"Kami telah mengalokasikan anggaran Rp3,1 miliar untuk kepentingan sarana evakuasi dan pelayanan sementara," ujar Nusron dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin.
Adapun rincian alokasi tersebut, lanjut Nusron, yakni sewa ruko dan kantor di Langkat, Sumatera Utara dan Langsa, Aceh.
Kemudian pengadaan untuk kantor baik pelayanan back office maupun front office serta restorasi arsip.
Dia juga menyampaikan bahwa kantor pertanahan yang mendapatkan dampak terbesar akibat bencana banjir dan tanah longsor yaitu kantor di Kabupaten Aceh Tamiang, sampai pelayanan dipindahkan ke kota lainnya yaitu ke Kota Langsa.
"Perhitungan kerusakan gedung dan bangunan masih dalam proses. Kami mengucapkan terima kasih kepada taruna Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang dikoordinir oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya yang membantu proses pembersihan di kantor kami," katanya. (end/ant)