MENTERI ATR : KEMENTERIAN ATR STRATEGIS TINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI

  • Info Pasar & Berita
  • 21 Feb 2024

05150480

IQPlus, (21/2) - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono menilai kementerian yang kini dipimpinnya strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Beliau (Hadi Tjahjanto) menyampaikan bahwa Bapak Wakil Menteri Raja Juli Antoni beserta jajaran pejabat teras Kementerian ATR/BPN ini juga siap untuk bekerja sama semuanya karena ada target-target pencapaian termasuk bagaimana kita menuntaskan target 120 juta bidang tanah, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sertifikasi elektronik, isu-isu sengketa yang masih tersisa termasuk juga bagaimana kementerian yang strategis ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan," ujar Agus Harimurti Yudhoyono di Jakarta, Rabu.

Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY menambahkan bahwa hal tersebut tidak bisa dilakukan sendiri. Dengan kepastian hukum di bidang tata ruang termasuk juga tanah yang disiapkan untuk pembangunan maka memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para investor baik domestik dan luar negeri.

"Sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan penghasilan dan seterusnya, termasuk tentu ini urusan keadilan di mana beliau menyampaikan kita harus tegas, kita harus menghadapi siapa saja yang melawan hukum, kita ingin Kementerian ATR/BPN profesional melayani dan terpercaya. Ini yang menjadi moto dan mudah-mudahan menjadi kekuatan," katanya.

Presiden Joko Widodo melantik Hadi Tjahjanto sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum dan keamanan serta Agus Harimurti Yudhoyono sebagai menteri agraria dan tata ruang/kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Pelantikan Hadi dan AHY itu dilakukan secara bersamaan sesuai Keputusan Presiden Nomor 34 P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024, yang ditetapkan Presiden Joko Widodo di Jakarta, tanggal 20 Februari 2024. (end/ant)






Kembali ke Blog