10940301
IQPlus, (20/4) - Nilai tukar rupiah pada Senin pagi menguat 16 poin atau 0,093 persen menjadi Rp17.160 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.176 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi langkah pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS menyusul langkah pemerintah menaikkan harga BBM non subsidi dianggap dapat mengurangi beban APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara),"ucapnya di Jakarta, Senin.
PT Pertamina (Persero) baru saja menaikkan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai Sabtu (18/4).
Harga Pertamax Turbo untuk wilayah DKI Jakarta per 18 April ini naik sebesar Rp19.400 per liter dari harga per 1 April 2026 sebesar Rp13.100 per liter. Untuk harga Dextlite, ditetapkan sebesar Rp23.600 per liter, naik dari 1 April 2026 yang sebesar Rp14.200 per liter. Adapun untuk Pertamina Dex, harga ditetapkan menjadi Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500 per liter. (end/ant)