10440716
IQPlus, (15/4) - Nilai tukar rupiah pada Rabu pagi, menguat 14 poin atau 0,082 persen menjadi Rp17.129 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.115 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan rupiah menguat dipengaruhi harapan negosiasi antara Iran dengan AS.
"Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat di kisaran Rp17070 - Rp17.120 dipengaruhi oleh harapan ruang negosiasi kedua antara AS dan Iran yang mendorong harga minyak turun dan indeks dolar melemah," katanya di Jakarta, Rabu.
Laporan Sputnik mengungkapkan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance kemungkinan akan memimpin lagi delegasi AS dalam putaran kedua negosiasi dengan Iran apabila dilaksanakan nantinya. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa putaran berikutnya dari negosiasi antara Washington dan Teheran dapat berlangsung dalam dua hari ke depan di Pakistan.
Sebelumnya, perundingan telah diadakan di ibu kota Pakistan, Islamabad, selama akhir pekan lalu untuk mengakhiri secara permanen perang AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, tetapi kesepakatan belum berhasil dicapai. Upaya untuk mengadakan putaran pembicaraan berikutnya sedang berlangsung.
"Negosiasi kedua belum tentu menjamin titik kesepakatan namun harapan harga minyak turun masih akan tetap terjaga," ujar dia. (end/ant)