NOKIA PANGKAS HAMPIR 2 RIBU KARYAWAN DI TIONGKOK

  • Info Pasar & Berita
  • 18 Okt 2024

29128718

IQPlus, (18/10) - Nokia telah memberhentikan hampir 2.000 orang atau sekitar seperlima dari basis karyawannya di Tiongkok Raya dan berencana untuk memangkas 350 pekerjaan lainnya di seluruh Eropa sebagai bagian dari upaya untuk menurunkan biaya, menurut dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Seorang juru bicara Nokia mengonfirmasi bahwa perusahaan telah membuka konsultasi terkait dengan PHK 350 karyawan di Eropa tetapi menolak berkomentar mengenai Tiongkok Raya.

Hingga Desember 2023, Nokia memiliki 10.400 karyawan di Tiongkok Raya dan 37.400 karyawan di Eropa.

Perusahaan itu tahun lalu menyusun rencana untuk memangkas hingga 14.000 pekerja guna mengurangi biaya dan menghemat antara 800 juta euro (S$1,1 miliar) hingga 1,2 miliar euro pada tahun 2026.

Pemangkasan baru itu merupakan bagian dari jumlah tersebut, kata sumber tersebut.

Nokia pada hari Kamis (17 Oktober) melaporkan kenaikan laba operasi kuartal ketiga sebesar 9 persen yang sebagian besar disebabkan oleh pemangkasan biaya. Namun, penjualan bersihnya tidak sesuai dengan estimasi, sehingga sahamnya turun 4 persen.

Perusahaan tersebut telah mencapai penghematan bruto sebesar 500 juta euro, kata juru bicara tersebut.

"Kami tidak melakukan pemotongan biaya sedemikian rupa sehingga mengorbankan hasil R&D kami," kata CEO Pekka Lundmark dalam panggilan telepon dengan wartawan. "Saya senang dengan kecepatan pengurangan biaya. Kami sebenarnya sedikit lebih cepat dari jadwal yang kami miliki."

Ketika Nokia mengumumkan pemotongan tersebut, total karyawannya sekitar 86.000 dan berencana untuk mengurangi basisnya menjadi antara 72.000 dan 77.000 karyawan pada tahun 2026.

Saat ini, Nokia memiliki sekitar 78.500 karyawan, kata juru bicara tersebut. (end/Reuters)

Kembali ke Blog