OJK CERMATI DAMPAK VOLATILITAS EKONOMI GLOBAL BAGI EKONOMI DOMESTIK

  • Info Pasar & Berita
  • 09 Agt 2024

22146329

IQPlus, (9/8) - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan OJK terus mencermati perkembangan volatilitas ekonomi global dan dampaknya terhadap ekonomi domestik dan perbankan Indonesia.

"Hal ini dilakukan seiring dengan pengawasan perbankan secara individual yang intensif dan berkelanjutan yang diharapkan mampu menjaga stabilitas sistem keuangan dan perbankan Indonesia pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang," kata Dian, di Jakarta, Jumat.

Ke depan, tetap perlu diperhatikan risiko perbankan utamanya risiko pasar dan risiko likuiditas di tengah masih tingginya ketidakpastian global seperti tingkat suku bunga global yang masih tinggi, perkembangan ekonomi Tiongkok, serta kenaikan tensi geopolitik yang dapat berpotensi meningkatkan tekanan ekonomi domestik.

OJK juga meminta bank-bank agar terus memperhatikan aspek kehati-hatian (prudential banking), profesionalisme, inovatif, dan selalu menjaga integritas untuk bisa mencapai pertumbuhan yang tinggi dan sehat.

Adapun potensi peningkatan risiko kredit setelah berakhirnya masa relaksasi kredit restrukturisasi terkait COVID-19 pada akhir Maret 2024 secara umum sudah dapat dimitigasi, karena bank sudah membentuk cadangan yang cukup dan jumlah eksposure kredit restrukturisasi terkait COVID-19 yang sudah jauh menurun.

Dalam rangka mengukur ketahanan bank, Dian menuturkan OJK meminta agar bank secara rutin melakukan stress test kekuatan permodalannya untuk mengukur kemampuannya dalam menyerap potensi penurunan kualitas kredit restrukturisasi.

Selain itu, OJK juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah dan Otoritas terkait dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan. (end/ant)



Kembali ke Blog