23950566
IQPlus, (27/8) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku melakukan edukasi tingkatkan literasi Keuangan masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.
Kegiatan edukasi keuangan menjangkau elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja informal, hingga nelayan dan petani rumput laut, kata Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi M. Yusuf.
"Masyarakat tidak hanya diajak memahami pentingnya menabung, tetapi juga diberikan gambaran tentang dunia perbankan dan produk keuangan yang tersedia, berkat partisipasi aktif dari seluruh bank yang beroperasi di Kota Tual dan Malra, " katanya di Ambon, Senin.
Ia mengatakan, kegiatan edukasi keuangan di kabupaten dan kota di Kepulauan Kei merupakan bagian dari upaya berkelanjutan OJK Maluku dalam mendukung program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan).
"Kami berkomitmen memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, memiliki akses terhadap informasi dan layanan keuangan yang berkualitas," ujarnya.
Sementara itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan pasar modal di Provinsi Bengkulu mampu tumbuh kuat hingga Juni 2024 dengan nilai kepemilikan saham yang tumbuh sebesar 12,87 persen.
"Nilai kepemilikan saham di Provinsi Bengkulu posisi Juni 2024 mencapai Rp279,72 miliar atau tumbuh sebesar 12,87 persen (year on year/yoy) dan untuk nilai transaksi saham pada Juni 2024 mencapai sebesar Rp138,18 miliar," kata Kepala OJK Provinsi Bengkulu Ayu Laksmi Syntia Dewi, di Bengkulu, Senin. (end/ant)