27448360
IQPlus, (1/10) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah menyatakan, kondisi sektor jasa keuangan di provinsi setempat hingga Juli 2024 dalam kondisi stabil dengan kinerja yang bertumbuh.
"Selain itu, kondisi yang stabil ini juga didukung likuiditas yang memadai dan tingkat risiko yang terjaga," tegas Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz di Palangka Raya, Selasa.
Primandanu menjabarkan, kondisi ini salah satunya dapat dilihat dari kinerja bank umum di Kalimantan Tengah.
Pada posisi Juli 2024, kinerja bank umum di Kalimantan Tengah, baik konvensional maupun syariah mengalami pertumbuhan cukup signifikan dibandingkan posisi Juli 2023.
Dia menuturkan, kondisi ini tercermin dari Aset Bank Umum yang mengalami peningkatan sebesar Rp13,53 triliun atau 19,77 persen dari tahun ke tahun atau year on year (yoy), yakni dari sebesar Rp68,41 triliun menjadi sebesar Rp81,94 triliun.
"Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh sebesar Rp9,08 triliun atau 24,80 persen (yoy), dari sebesar Rp36,64 triliun menjadi sebesar Rp45,72 triliun," katanya. (end/ant)