28528952
IQPlus, (13/10) - Bursa Saham di Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada hari Kamis ini karena investor menunggu data inflasi dari AS yang akan dirilis nanti di Amerika Serikat.
Di Australia, S&P/ASX 200 0,3% lebih tinggi sedangkan Nikkei 225 di Jepang sedikit lebih rendah.
Topix turun 0,28%. Yen Jepang menguat di pagi hari Asia setelah menyentuh 146,98 per dolar. Kospi - Korea Selatan turun 0,36% dan Kosdaq melemah 0,92%.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang berada tepat di atas garis datar. Pasar Thailand tutup untuk hari libur Kamis.
Ekonom memperkirakan harga konsumen AS telah meningkat 0,3% pada September dari Agustus, dan 8,1% dari periode yang sama tahun lalu. Pada bulan Agustus, CPI naik 0,1% dari Juli dan 8,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Saham AS jatuh semalam, dengan S&P 500 mencapai penutupan terendah sejak November 2020.
S&P 500 turun 0,33%, jatuh ke 3.577,03, penutupan terendah sejak November 2020 dan kerugian harian keenam berturut-turut.
Dow Jones Industrial Average turun 28,34 poin, atau 0,10%, menjadi ditutup pada 29.210,85. Nasdaq Composite turun 0,09% menjadi ditutup pada 10.417,10.
Saham Toshiba melonjak setinggi 9,4% setelah sebuah laporan mengatakan sebuah konsorsium dapat mengakuisisi perusahaan sekitar $19 miliar.
Kyodo News melaporkan bahwa dana yang berbasis di Tokyo yang memimpin grup tersebut, Japan Industrial Partners, meminta beberapa perusahaan, termasuk Chubu Electric Power dan Orix, untuk mengambil bagian dalam langkah tersebut, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. (end/cnbc)