31047030
IQPlus, (6/11) - Bursa saham di Eropa diperkirakan dibuka melemah pada hari Rabu ini karena pasar global fokus pada penghitungan suara setelah pemilihan presiden AS.
FTSE 100 Inggris Indeks diperkirakan dibuka 8 poin lebih rendah pada 8.167, DAX Jerman turun 65 poin pada 19.189, CAC Prancis turun 22 poin pada 7,383 dan FTSE MIB Italia turun 134 poin menjadi 34.098 menurut data IG.
Pasar global berfokus pada hasil yang muncul dari negara-negara bagian yang diperkirakan akan menentukan pemenang pemilihan presiden antara mantan Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris.
NBC News memperkirakan pemenangnya terjadi di lebih dari separuh negara bagian AS. Trump memenangkan hadiah besar dalam pemilu di Texas dan Florida, serta negara bagian Georgia dan North Carolina yang menjadi medan pertempuran.
Harris menguasai New York dan California, serta Virginia. Partai Republik diperkirakan akan mendapatkan kembali kendali mayoritas mereka di Senat AS pada tahun 2025, menurut NBC News.
Saham berjangka AS naik tajam dalam perdagangan semalam karena investor mulai berspekulasi bahwa Trump mungkin memiliki keunggulan dalam pemilihan presiden. Pasar Asia-Pasifik bervariasi semalam.
Perhatian pasar terfokus pada partai mana yang akan mendominasi Kongres, mengingat perolehan suara oleh Partai Republik atau Demokrat dapat berkontribusi terhadap perubahan belanja yang drastis atau perubahan besar dalam kebijakan perpajakan.
Wall Street juga sedang mempersiapkan keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan datang pada hari Kamis. Menurut FedWatch Tool CME Group, para pedagang mengantisipasi peluang penurunan suku bunga sebesar seperempat poin sebesar 96,1% pada akhir pertemuan kebijakan bank sentral, menyusul penurunan setengah poin persentase pada bulan September. (end/cnbc)