27547731
IQPlus, (2/10) - Pasar Saham Eropa diperkirakan akan dibuka lebih tinggi pada hari Rabu karena investor berupaya untuk mengabaikan ketegangan yang meningkat di Timur Tengah dan menunggu data ketenagakerjaan baru dari kawasan tersebut.
FTSE 100 Inggris terlihat dibuka 28 poin lebih tinggi pada 8.300, DAX Jerman naik 58 poin pada 19.249,8, CAC 40 Prancis 39 poin lebih tinggi pada 7.601 dan FTSE MIB Italia naik 46 poin pada 33.720, menurut data IG.
Hal ini menyusul awal bulan perdagangan yang negatif di Wall Street, dengan Nasdaq Composite turun 1,5% dan S&P 500 turun 0,9%, setelah Iran melancarkan serangan rudal balistik ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan seorang komandan Iran di Lebanon baru-baru ini.
Serangan itu terjadi setelah Israel mengerahkan pasukan darat ke Lebanon selatan, meningkatkan serangannya terhadap Hizbullah, kelompok militan yang didukung Iran.
Harga minyak melonjak setelah serangan itu sementara Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang juga dikenal sebagai pengukur rasa takut Wall Street, mencapai 20 pada titik tertingginya hari itu.
Harga berjangka AS tetap lebih rendah dalam perdagangan semalam, sementara pasar Asia-Pasifik beragam.
Pasar Tiongkok Daratan ditutup pada hari Rabu untuk liburan Golden Week dan akan tetap ditutup selama sisa minggu ini. Namun, indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan lebih dari 6% lebih tinggi, menandakan lebih banyak optimisme tentang kebijakan stimulus Beijing.
Di Eropa, investor tengah menunggu data pengangguran terbaru dari kawasan tersebut serta data harga rumah di Inggris. Pengecer olahraga asal Inggris JD Sports juga melaporkan laba. (end/CNBC)