PASAR EROPA DIPREDIKSI DIBUKA BERAGAM SELASA INI

  • Info Pasar & Berita
  • 19 Mei 2026

13845483

IQPlus, (19/5) - Pasar saham Eropa diperkirakan akan dibuka di wilayah yang beragam pada hari Selasa karena para pedagang menilai lanskap geopolitik dan perkembangan di Timur Tengah.

Indeks FTSE 100 Inggris diperkirakan akan dibuka 0,13% lebih tinggi, dengan DAX Jerman dan CAC 40 Prancis datar, dan FTSE MIB Italia turun 0,14%, menurut data dari IG.

Bursa-bursa Eropa akan mengikuti rekan-rekan mereka di Asia-Pasifik ke wilayah yang beragam pada hari Selasa, dengan harga minyak menjadi fokus setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia menunda serangan yang dijadwalkan terhadap Iran.

Trump mengatakan dalam sebuah unggahan Truth Social pada hari Senin bahwa dia telah memberi tahu para pemimpin militer AS untuk membatalkan "serangan yang dijadwalkan terhadap Iran besok" setelah permintaan dari para pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

"Kesepakatan akan dibuat, yang akan sangat dapat diterima oleh Amerika Serikat, serta semua negara di Timur Tengah, dan sekitarnya. Kesepakatan ini akan mencakup, yang terpenting, TIDAK ADA SENJATA NUKLIR UNTUK IRAN!" tambah Trump.

Presiden memperingatkan bahwa ia telah memberi tahu para pemimpin militernya "untuk bersiap melakukan serangan skala besar terhadap Iran, kapan saja, jika kesepakatan yang dapat diterima tidak tercapai."

Harga minyak turun semalam setelah pernyataan tersebut, dengan harga minyak mentah Brent internasional untuk pengiriman Juli turun 2,04% menjadi $109,81 per barel pada pukul 5 pagi waktu London dan harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk Juni turun 1,12% menjadi $107,44 per barel.

Dalam berita geopolitik lainnya, Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan tiba di Beijing pada hari Selasa untuk pertemuan puncak dua hari dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, hanya beberapa hari setelah kunjungan Trump ke Tiongkok.

KTT yang dijadwalkan pada 19-20 Mei ini menandai pertemuan kedua antara pemimpin Tiongkok dan Rusia dalam setahun terakhir, seiring upaya Beijing untuk mengatur hubungan dengan Washington dan Moskow.(end/CNBC)

Kembali ke Blog