06848572
IQPlus, (10/3) - Pasar saham Eropa diperkirakan akan mengalami penurunan lagi hari ini karena para pedagang memantau perkembangan di Timur Tengah dan harga minyak yang turun tetapi masih tinggi.
Indeks FTSE Inggris diperkirakan akan dibuka 0,5% lebih rendah, DAX Jerman turun 1%, CAC 40 Prancis turun 0,75%, dan FTSE MIB Italia turun 0,9%, menurut data dari IG.
Gambaran pasar global semalam beragam, dengan pasar Asia-Pasifik pulih sementara indeks saham berjangka AS turun.
Pergerakan tersebut terjadi setelah harga minyak mengurangi kenaikannya setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada seorang reporter CBS News bahwa "perang sudah sangat lengkap," tetapi juga mengisyaratkan kesiapan untuk bertindak agar jalur minyak vital, Selat Hormuz, tetap terbuka.
Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk mengambil alih kendali selat tersebut, dengan mengatakan Iran akan terkena dampak lebih parah jika melakukan sesuatu untuk menghentikan aliran minyak melalui jalur laut strategis tersebut.
Harga minyak anjlok hingga 10% dalam semalam setelah komentar Trump, tetapi tetap tinggi: Minyak mentah Brent turun sekitar 6,2% menjadi $92,71 per barel pada pukul 5 pagi waktu London, Selasa. Minyak mentah AS turun 6,5% menjadi $88,49 per barel. Penurunan ini terjadi setelah harga minyak melonjak melewati $100 pada hari Senin.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan kepada CNBC pada hari Senin bahwa kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz "harus sangat berhati-hati." (end/CNBC)