PATOK HARGA DI RP 168 PER SAHAM, BSA LOGISTICS INDONESIA (BSAL) SIAP MELANTAI DI BURSA

  • Info Pasar & Berita
  • 02 Apr 2026

09135692

IQPlus, (2/4) - PT BSA Logistics Indonesia Tbk tengah bersiap melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan pengumuman resmi, calon emiten ini telah mendaftarkan sahamnya ke dalam penitipan kolektif KSEI per 1 April 2026.

Dalam aksi korporasi ini, PT BSA Logistics Indonesia Tbk menawarkan sebanyak 1.800.000.000 unit saham kepada publik. Perseroan mematok harga penawaran sebesar Rp 168 per saham dengan nilai nominal Rp 40 per saham.

Berdasarkan dokumen resmi KSEI, jadwal pelaksanaan IPO PT BSA Logistics Indonesia Tbk diawali dengan tanggal efektif pada 31 Maret 2026, diikuti dengan masa penawaran umum yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 8 April 2026. Proses berlanjut ke tahap penjatahan saham pada 8 April 2026 , kemudian distribusi saham secara elektronik akan dilakukan pada 9 April 2026 , hingga akhirnya perusahaan resmi mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia pada 10 April 2026.

Langkah IPO ini menjadi tonggak strategis bagi PT BSA Logistics Indonesia Tbk dalam memperkuat struktur permodalan dan memperluas jangkauan bisnisnya di sektor logistik tanah air.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam penawaran ini adalah PT OCBC Sekuritas Indonesia dan PT Semesta Indovest Sekuritas. Selain itu, PT Indo Capital Sekuritas turut bergabung sebagai penjamin emisi efek.

Sebagai informasi, seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan Perseroan untuk mengakuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL). Sebanyak Rp215 miliar dialokasikan untuk mengambil alih 191.250 saham atau setara 99,99% kepemilikan BIL dari PT Bermuda Nusantara Logistik.

Sisa dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan, antara lain untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari, menjaga likuiditas usaha, serta memperkuat kapasitas layanan logistik multimoda.

Adapun akuisisi BIL dilakukan untuk memperkuat dan mengonsolidasikan layanan angkutan laut dalam portofolio Perseroan. Melalui transaksi ini, Perseroan akan menjadi pemegang kendali entitas operasional pelayaran, sekaligus mengintegrasikan bisnis angkutan laut ke dalam ekosistem usaha.

Langkah tersebut memungkinkan terciptanya integrasi yang lebih kuat antara layanan laut, angkutan darat, dan pergudangan, sehingga dapat memperluas layanan logistik multimoda, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat daya saing di segmen logistik B2B. (end)

Kembali ke Blog