PEFINDO TEGASKAN PERINGKAT idA- UNTUK ADHI KARYA

  • Info Pasar & Berita
  • 09 Jun 2026

15933802

IQPlus, (9/6) - PEFINDO menegaskan peringkat idA- untuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Obligasi Berkelanjutan (PUB) III, dan Obligasi PUB IV. Prospek atas peringkat perusahaan ADHI direvisi menjadi Negatif dari CreditWatch dengan Implikasi Negatif, menyusul kemampuan Perusahaan dalam memenuhi batasan keuangan terkait Obligasi Berkelanjutan III Tahap III/2022 berdasarkan angka per akhir Maret 2026.

Prospek Negatif ADHI mencerminkan pandangan kami terhadap profil keuangan Perusahaan yang tetap rentan mempertimbangkan leverage yang masih tinggi, ketidakpastian jadwal penagihan kas dari proyek-proyek pemerintah yang telah diselesaikan serta realisasi atas rencana divestasi aset.

Peringkat Perusahaan mencerminkan pandangan kami mengenai peran penting ADHI bagi pemerintah, posisi pasar ADHI yang kuat, dan keuntungan sebagai perusahaan konstruksi milik negara. Namun, peringkat dibatasi oleh leverage yang tinggi, risiko eksekusi terkait dengan pertumbuhan order book, dan lingkungan bisnis yang volatil.

Peringkat dapat diturunkan apabila proses deleveraging Perusahaan terhambat sehingga metrik leverage dan coverage tetap lemah untuk kategori peringkatnya secara berkelanjutan. Peringkat juga dapat tertekan apabila terdapat indikasi melemahnya dukungan dari pemerintah, yang tercermin dari divestasi dalam jumlah signifikan atau berkurangnya rentang kendali (span of control), ataupun apabila tidak terdapat indikasi dukungan luar biasa (extraordinary support) dari pemerintah pada saat ADHI mengalami kesulitan keuangan.

Sebaliknya, kami dapat merevisi prospek kembali menjadi stabil tanpa penurunan peringkat apabila Perusahaan menunjukkan jalur deleveraging yang jelas dan berkelanjutan, didukung oleh arus kas masuk terverifikasi dari piutang atas proyek-proyek yang telah selesai serta eksekusi perjanjian divestasi yang mengikat atas portofolio investasinya.

Didirikan pada tahun 1960, ADHI merupakan perusahaan kontraktor milik negara yang utamanya bergerak dalam penyediaan jasa konstruksi. Bisnisnya diklasifikasikan ke dalam empat segmen utama: konstruksi; engineering, procurement, and construction (EPC); properti dan realti; serta investasi infrastruktur. Per 31 Maret 2026, PT Danantara Aset Management (Persero) memiliki 64,3% saham Perusahaan, dan sisanya dimiliki oleh publik. (end)




Kembali ke Blog