06834378
IQPlus, (10/3) - PEFINDO menegaskan peringkat idA+ dengan prospek stabil untuk PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratel). PEFINDO juga menegaskan peringkat idA+(sy) untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II yang diterbitkan Perusahaan. Peringkat mencerminkan posisi pasar Moratel yang kuat, arus kas yang stabil dari paket proyek Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Timur, serta pelanggan dan layanan yang terdiversifikasi dengan baik.
Namun, peringkat masih dibatasi oleh ketatnya persaingan dalam industri fixed broadband dan risiko regulasi terkait dengan perluasan jaringan.
Peringkat sudah memperhitungkan rencana Moratel untuk melakukan penggabungan usaha dengan PT Eka Mas Republik (EMR) yang beroperasi dengan brand MyRepublic. Dalam struktur transaksi yang diusulkan, Perusahaan akan tetap menjadi entitas yang bertahan, dengan target penyelesaian transaksi pada paruh pertama tahun 2026, dengan mempertimbangkan persetujuan dari regulator dan pemegang saham. Menurut pandangan kami, transaksi tersebut berpotensi memperkuat profil bisnis Moratel melalui peningkatan skala usaha, perluasan jangkauan geografis, serta penguatan kapabilitas strategis, operasional, dan teknis. Penggabungan ini juga berpotensi membuka peluang dukungan finansial dan operasional yang lebih luas dari struktur grup yang lebih besar.
Di sisi lain, transaksi tersebut juga dapat menimbulkan perubahan pada metrik keuangan dalam jangka pendek, terutama yang tercermin dari peningkatan leverage secara konsolidasian.
Peringkat dapat dinaikkan apabila penggabungan usaha tersebut menghasilkan penguatan yang material dan berkelanjutan terhadap profil bisnis dan profil keuangan Moratel. Indikasi kuat atas dukungan dari grup usaha baru, yaitu PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, (DSSA, idAA/Stabil) juga dapat memicu kenaikan peringkat. Peringkat dapat diturunkan jika realisasi pendapatan atau EBITDA Perusahaan jauh di bawah target, atau jika struktur permodalan atau tingkat perlindungan arus kas Perusahaan mengalami pelemahan.
Moratel adalah penyedia infrastruktur dan layanan telekomunikasi. Per 30 September 2025, pemegang saham Moratel adalah PT Candrakarya Multikreasi (40,83%), PT Gema Lintas Benua (30,17%), PT Smart Telecom (18,32%), dan publik (10,68%). (end)