PEMKOT CILEGON-BANK BANTEN TEKEN MOU LAYANAN PERBANKAN RSUD

  • Info Pasar & Berita
  • 07 Mei 2026

12631738


IQPlus, (7/5) - Pemerintah Kota Cilegon menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) terkait layanan perbankan di RSUD Kota Cilegon di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Banten, Rabu (6/5).

Penandatanganan kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat pelayanan publik di sektor kesehatan sekaligus bagian dari persiapan optimalisasi pengelolaan keuangan daerah ke depan.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar, jajaran Pemerintah Kota Cilegon, Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) Eko Virgianto, serta Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten Adi Dharma.

Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal dalam memperkuat kesiapan operasional layanan perbankan di RSUD Kota Cilegon, sekaligus menjadi bagian dari penjajakan untuk rencana pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pada masa mendatang.

"Alhamdulillah hari ini kita melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Banten dan Pemerintah Kota Cilegon terkait operasional pelayanan di RSUD Kota Cilegon. Ini menjadi langkah awal, sebuah penjajakan untuk persiapan ke depan. Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan dan kelancaran, sehingga tahun depan Insyaallah RKUD kita dapat berproses ke Bank Banten," ujar Robinsar dalam keterangan resminya.

Robinsar menegaskan, kerja sama ini pada prinsipnya merupakan upaya mempersiapkan sistem operasional yang lebih matang agar pelayanan perbankan di RSUD Kota Cilegon dapat berjalan lebih optimal. "Prinsipnya ini MoU untuk menyiapkan agar operasional layanan di RSUD ke depan bersama Bank Banten bisa lebih baik dan lebih siap," katanya.

Robinsar menjelaskan, dipilihnya Bank Banten sebagai mitra strategis merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam mendukung pertumbuhan bank milik daerah agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

"Kami di daerah punya bank sendiri, provinsi juga punya. Ini bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membesarkan bank lokal. Komitmen kami tidak hanya kepada Bank Banten, tetapi juga kepada BPR Syariah Cilegon. Kita ingin sama-sama tumbuh dan berkembang," ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan proses transisi layanan, termasuk rencana perpindahan RKUD, akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sarana dan prasarana agar tidak mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Masih ada proses yang harus disiapkan. Dari sisi sarana-prasarana semua harus dioptimalkan agar saat peralihan nanti tidak mengurangi kualitas pelayanan. Saya minta Bank Banten terus melakukan evaluasi terhadap seluruh kekurangan yang ada agar semuanya siap ketika waktunya tiba," tegasnya. (end/ant)

Kembali ke Blog