PERLAMBATAN PERTUMBUHAN UPAH ZONA EURO DORONG ECB KEMBALI PANGKAS SUKU BUNGA

  • Info Pasar & Berita
  • 23 Agt 2024

23534277

IQPlus, (23/8) - Pengukur utama upah zona euro menurun sehingga memperkuat kasus bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk terus menurunkan suku bunga acuan pada bulan depan. ECB mengatakan gaji yang dinegosiasikan pada kuartal kedua naik 3,6 persen dari tahun lalu.

Mengutip The Business Times, Jumat, 23 Agustus 2024, angka itu turun dari 4,7 persen dalam tiga bulan sebelumnya dan secara umum sejalan dengan estimasi dari Bloomberg Economics, serta analis di Morgan Stanley dan Citi.

Obligasi Jerman memangkas penurunannya sehingga imbal hasil 10 tahun naik tiga basis poin menjadi 2,22 persen. Euro melemah terhadap dolar AS, turun 0,1 persen menjadi US$1,1139 setelah sebelumnya naik menjadi US$1,1164.

Data tersebut memulai hitungan mundur tiga minggu menuju pertemuan ECB September, di mana para pejabat diharapkan menurunkan suku bunga deposito untuk kedua kalinya, menyusul langkah awal Juni. Sementara itu, para pejabat akan menerima perincian lebih lanjut tentang gaji pekerja, serta pembacaan inflasi bulan ini dan proyeksi ekonomi hingga 2025.

Meskipun para pembuat kebijakan yang dipimpin oleh Presiden ECB Christine Lagarde tidak ragu sebelum liburan musim panas mereka bahwa biaya pinjaman akan turun lebih jauh tahun ini, namun ketidakpastian yang masih ada berarti mereka belum berkomitmen kapan dan berapa banyak.

"Laju pertumbuhan tahunan dalam upah yang dinegosiasikan di kawasan euro melambat tajam pada kuartal kedua. Ini akan menjadi berita baik bagi ECB dan membuat pemotongan suku di September tetap menjadi pertimbangan," kata Ekonom Global Senior Maeva Cousin.

"Namun, kekuatan pertumbuhan gaji yang terus-menerus, terutama di Jerman, dan inflasi jasa yang kuat kemungkinan akan membuat para pembuat kebijakan berhati-hati dan mendukung kasus pemotongan bertahap setiap kuartal," pungkasnya. (end/ba)



Kembali ke Blog