24056395
IQPlus, (28/8) - Pertamina Patra Niaga mencatat 6.183 pengguna pertalite di Provinsi Jambi mendaftar QR Code sampai dengan Agustus 2024.
"Hingga akhir Agustus 2024, tercatat kurang lebih sekitar 6.183 pengguna pertalite sudah mendaftar QR Code wilayah Jambi," kata Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan di Jambi, Selasa.
Nicko mengatakan dalam upaya mewujudkan subsidi tepat, Pertamina Patra Niaga memperluas wilayah pendataan QR Code pertalite untuk kendaraan roda empat secara bertahap di Jambi.
Langkah pendataan pengguna pertalite ini diambil sebagai upaya perusahaan untuk mencatat transaksi BBM penugasan secara lebih baik dan transparan, mengingat adanya anggaran kompensasi yang diberikan pemerintah untuk produk pertalite.
"Pertamina Patra Niaga juga terus meningkatkan koordinasi dengan stakeholder pelaksanaan program subsidi tepat BBM mulai dari pendataan dokumen kendaraan yang didaftarkan hingga proses transaksi pembelian pertalite di SPBU. Bagi kendaraan roda empat yang belum memiliki QR Code juga tetap akan dilayani, dan akan diarahkan untuk mendaftar di website subsidi tepat," kata Nikho.
Sementara itu Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melaksanakan simulasi penanggulangan keadaan darurat (PKD) di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan Operator Bengkel Tabung (OBT) di Kabupaten Langkat, Sumut.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan teknik keselamatan dan keamanan kerja, serta kewaspadaan dalam menghadapi risiko," ujar Area Manager Communicaion, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Susanto August Satria di Medan, Rabu.
Satria melanjutkan, dalam simulasi PKD ini dengan menjalankan skenario keadaan darurat yang berpotensi terjadi dalam kondisi nyata di SPBE agar pekerja siap siaga pada saat kegiatan bongkar muat elpiji dari truk ke tangki timbun.
"Simulasi ini melibatkan tim Health, Safety, Security, and Environment, mitra kerja, masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya" tutur dia. (end/ant)