01853031
IQPlus, (19/1) - PT Pertamina EP (PEP) Papua Field membuka awal tahun 2026 dengan catatan kinerja yang menggembirakan.
Salah satu sumur pengembangan andalannya, Salawati SLW-C4X, berhasil menunjukkan performa produksi yang lebih baik dari perkiraan awal dan ikut mendorong peningkatan produksi di wilayah kerja tersebut.
Sumur SLW-C4X berada di Formasi Kais, Kabupaten Sorong, dan dikelola oleh PEP Papua Field yang berada di bawah Zona 14 Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina.
Pengeboran sumur ini dimulai pada 2 November 2025 dengan menggunakan Rig PDSI #11.2/N80B-M.
Hasilnya mulai terlihat pada pertengahan Desember 2025 dengan capaian sebesar 1.094 barel minyak per hari (BOPD).
Sejak awal onstream, kinerja sumur menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dan berkelanjutan.
Dampak produksi SLW-C4X terlihat nyata pada total produksi PEP Papua Field.
Pada 16 Desember 2025, produksi field meningkat menjadi 1.535 BOPD, kemudian terus bertumbuh hingga mencapai 1.800 BOPD pada 29 Desember 2025.
Tren positif ini berlanjut hingga puncaknya pada 15 Januari 2026, saat produksi field berhasil menembus angka 2.007 BOPD.
General Manager Zona 14, Dadang Soewargono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kinerja solid serta ketelitian teknis dari seluruh tim.
"Keberhasilan sumur SLW-C4X di Formasi Kais merupakan komitmen kami dalam mendukung ketahanan energi nasional. Produksi yang saat ini melampaui 2.000 barel per hari ini merupakan kado awal tahun yang membanggakan bagi industri hulu migas Indonesia, khususnya dari kawasan Indonesia Timur," ujar Dadang. (end)