PLN BERHASIL SAMBUNGKAN LISTRIK DARI PULAU SUMBAWA KE BAJO PULAU DI NTB

  • Info Pasar & Berita
  • 01 Mar 2024

06057776

IQPlus, (1/3) - PT PLN (Persero) berhasil menyambungkan listrik Bajo Pulau di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat dengan sistem kelistrikan utama di Pulau Sumbawa.

Berkat sambungan listrik dari PLN ini, sekitar 517 warga di daerah terpencil bisa menikmati listrik hingga 24 jam setiap harinya.

Tak hanya itu saja, PLN juga mengoperasikan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kiloVolt (kV). Ini menjadi langkah dekarbonisasi untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060.

Hadirnya jaringan listrik ini mampu menghentikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang sebelumnya menjadi satu-satunya sumber pasokan listrik di pulau tersebut.

Masyarakat Bajo Pulau merasa bersyukur dengan peningkatan layanan listrik dari 12 jam ke 24 jam. Salah satu warga Dusun Bajo Barat, Bambang Haji Ahmad, mengungkapkan kehadiran listrik yang andal sudah dinantikan warga sejak lama.

"Terima kasih PLN, ini sesuatu yang benar-benar sudah lama kami nantikan, segalanya sekarang lebih mudah, semua hal bisa dilakukan," ungkap Bambang.

Raodah, Kepala Sekolah SD Negeri Bajo Pulau mengungkapkan hal yang sama.

Raodah mengungkapkan listrik 24 jam berperan penting mendukung kemajuan sektor pendidikan di wilayahnya.

"Alhamdulillah, sekarang sudah 24 jam, sudah semangat orang belajar, internetnya sudah jalan. Sekarang ujian sudah bisa pakai listrik, kemarin kami pakai mesin genset, karena listrik hanya menyala malam sampai pagi. Sudah maju sekarang, sudah bisa ujian siang hari," sambung Raodah.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, sebagai Badan Usaha Milik Negara, PLN terus berkomitmen untuk menghadirkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sekaligus melakukan dekarbonisasi untuk memastikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

"Kami terus menggenjot dekarbonisasi dalam rangka memitigasi ancaman perubahan iklim yang semakin nyata."

Tak hanya itu, melalui dekarbonisasi ini kita juga berkomitmen untuk meningkatkan keandalan suplai listrik bagi masyarakat kita yang ada di pulau Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T). Dekarbonisasi harus membawa kesejahteraan bagi masyarakat," jelas Darmawan. (end)

Kembali ke Blog