PLN DORONG TRANSFORMASI HUMAN CAPITAL UNTUK HADAPI TANTANGAN BISNIS

  • Info Pasar & Berita
  • 13 Mei 2026

13237342

IQPlus, (13/5) - Di tengah percepatan transisi energi serta perubahan besar dalam lanskap bisnis global, PT PLN (Persero) semakin menguatkan strategi pengelolaan sumber daya manusia.

Fokus utama perusahaan mencakup pengembangan talenta, pembentukan budaya kerja yang solid, serta peningkatan employee experience secara berkelanjutan untuk mendukung transformasi perusahaan menuju daya saing internasional.

Langkah strategis tersebut turut mendapatkan apresiasi di tingkat global melalui ajang HR Tech Asia 2026 yang digelar di Singapura pada Selasa (5/5).

Dalam forum bergengsi bidang manajemen SDM tersebut, Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, berhasil meraih penghargaan "Best C-Suite Leader" sebagai bentuk pengakuan atas perannya dalam mendorong transformasi human capital di lingkungan PLN.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menjawab tantangan bisnis global, mempercepat agenda transisi energi nasional, serta menjaga daya saing perusahaan di tengah dinamika geopolitik dunia.

"Saat ini, fungsi human capital di PLN telah berkembang menjadi penggerak utama transformasi perusahaan melalui penguatan budaya kerja, inovasi, dan pengembangan talenta unggul yang siap menghadapi transisi energi guna mewujudkan swasembada energi nasional," ujar Darmawan.

Sementara itu, Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyampaikan bahwa penghargaan yang diraih mencerminkan konsistensi perusahaan dalam membangun sistem human capital yang terintegrasi dengan pendekatan people-centric leadership.

"Transformasi human capital yang kami jalankan tidak hanya berfokus pada digitalisasi proses kerja, tetapi juga membangun SDM yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif sehingga memperkuat kontribusi perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih baik bagi masyarakat," ungkap Yusuf Didi. (end)

Kembali ke Blog