21231791
IQPlus, (31/7) - PT PP Properti Tbk (PPRO) alami penurunan pendapatan usaha menjadi Rp189,81 miliar hingga periode 30 Juni 2024 dari pendapatan usaha Rp296,75 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok penjualan turun menjadi Rp170,35 miliar dari Rp251,21 miliar membuat laba kotor turun menjadi Rp19,45 miliar dari laba kotor Rp45,54 miliar.
Beban usaha turun menjadi Rp27,84 miliar dari Rp29,02 miliar namun perseroan mencatat lonjakan beban keuangan menjadi Rp463,58 miliar dari Rp52,33 miliar yang menjadi salah satu pemicu rugi sebelum pajak naik tajam menjadi Rp461,33 miliar dari rugi sebelum pajak Rp34,26 miliar.
Rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik tajam menjadi Rp459,57 miliar dari rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp37,20 miliar tahun sebelumnya. Rugi per saham dasar naik menjadi Rp7,80 dari rugi per saham dasar Rp0,63.
Jumlah liabilitas mencapai Rp16,16 triliun hingga periode 30 Juni 2024 turun tipis dari jumlah liabilitas Rp16,40 triliun hingga periode 31 Desember 2023. Jumlah aset turun menjadi Rp18,99 triliun hingga periode 30 Juni 2024 dari jumlah aset Rp19,69 triliun hingga periode 31 Desember 2023. (end)