02641765
IQPlus, (27/1) - Pesona produk UMKM Indonesia kembali bersinar di panggung internasional melalui partisipasiPaviliun Indonesiapada PameranToronto Market Week 2026. Pameran yang dilaksanakanpada 24-27 Januari 2025 di The International Centre, Mississauga, Ontario, Kanada,ini merupakan salah satu ajang dagang terbesar di Kanada yang mempromosikan produk dekorasi rumah, furnitur, dan mode.
Dalam siaran pers Kemendag (27/1) disebutkan Paviliun Indonesia secara resmi dibuka pada 24 Januari 2026 oleh Konsul Jenderal RI Toronto, Vevie Damayantidengan didampingiAtase Perdagangan RI Ottawa dan Kepala ITPC Vancouver.Kali ini,Paviliun Indonesia menampilkan 95 produk terbaru dari enam UMKM Indonesia,yaitu Bali Handy, Maharani Craft, Raya Craft, CV Tashinda Putraprima, Mawar Ketak Lombok Art, dan Sheo Home Living. Koleksi baru tersebut secara signifikan memperkaya keragaman 200 produk Indonesia lainnya yang telah lebih dahulu sukses dipasarkan di Kanada.
Seluruh produk dirancang sesuai dengan selera dan kebutuhan pasar Kanada dengan tetap menonjolkan inovasi serta kualitas khas Indonesia yang terus berkembang.Paviliun ini merupakan hasil kerja sama strategis antara perwakilan pemerintah Republik Indonesia di Kanada dengan berbagai pihak, antara lainLembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Bank BNI, dan Bank BRI.
"Sinergi yang terbentuk antara pemerintah, diaspora, perbankan,danpelakuusahaini tepat sesuai dengan semangat dariprogram UMKM BISAEkspor yang digagasoleh Menteri Perdagangan RI pada2024. Perluasan jangkauan ekspor UMKM perlu diupayakan bersama," tegas Vevie.
Menurut Vevie, kehadiran Paviliun Indonesia di Toronto Market Week 2026mencerminkan komitmen pemerintah untukmemberikan pendampingan dan fasilitasi bagi UMKMIndonesia dalam memperluas cakupan pasar internasional. Paviliun Indonesia diyakini menjadi ruang yang efektifuntukmeningkatkan visibilitas produk Indonesia di pasar Kanada, sekaligus membuka peluang ekspor baru yang berkelanjutan di kawasan Amerika Utara.
"Keikutsertaan Paviliun Indonesiapada ajang inimerupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Indonesia kepada UMKM dalam memperluas akses pasar internasional. Melalui kehadiran Paviliun Indonesia, produk-produk unggulan UMKM diharapkan makindikenal oleh buyerglobal dan mampu menangkap peluang ekspor yang lebih luas, khususnya di pasar Kanada," ucap Vevie. (end)