00631791
IQPlus, (7/1) - Perusahaan spinoff Huawei, Honor, mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka berencana untuk meluncurkan penjualan ponsel pintar di Indonesia pada akhir Maret, menjadi perusahaan Tiongkok terbaru yang memasuki pasar yang telah melarang iPhone 16 Apple karena persyaratan produksi dalam negeri.
Indonesia mengharuskan agar ponsel pintar yang dijual di negara tersebut, 40% komponennya harus bersumber dari dalam negeri. Aturan itu telah mencegah Apple menjual ponsel terbarunya di pasar, tempat Apple dilaporkan sedang menegosiasikan investasi sebesar $1 miliar.
Honor memiliki kantor di Indonesia dan bekerja sama dengan satu mitra manufaktur lokal, Justin Li, presiden operasi Pasifik Selatan perusahaan Tiongkok tersebut, mengatakan kepada wartawan minggu lalu. Ia mengatakan ponsel lipat akan menjadi salah satu rangkaian pertama produk Honor yang dijual secara lokal . 10 item di segmen menengah hingga kelas atas.
Perusahaan tersebut bertujuan untuk menawarkan sekitar 30 produk dari ponsel hingga tablet di Indonesia pada akhir tahun. Negara Asia Tenggara tersebut merupakan rumah bagi negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, tepat di belakang Amerika Serikat.
"Meskipun 80% pasar didominasi oleh perangkat dengan harga di bawah $200, sebagai ekonomi terbesar dan dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, Indonesia menghadirkan potensi yang sangat besar untuk pertumbuhan jangka panjang," kata analis Canalys, Chiew Le Xuan, dalam email.
"Indonesia muncul sebagai pasar utama di Asia Tenggara, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang pesat dan kelas menengah yang berkembang," kata Chiew, seraya mencatat negara tersebut menyumbang 35% pengiriman ponsel pintar di kawasan tersebut dan dapat berfungsi sebagai pusat regional yang strategis.
Hingga November, Oppo, Xiaomi, dan Transsion semuanya berbasis di Tiongkok menduduki tiga posisi teratas di Indonesia berdasarkan pengiriman ponsel pintar, menurut Canalys. Oppo yang berbasis di Shenzhen pada November mengadakan peluncuran global untuk ponsel andalannya Find X8 di Indonesia, tempat perusahaan tersebut juga memiliki pabrik.
Samsung berada di peringkat keempat di Indonesia dengan pangsa 16%, imbang dengan Vivo, merek Tiongkok lainnya, menurut data Canalys.
Tidak termasuk Tiongkok dan Jepang, hanya di bawah 8% penjualan Apple berasal dari Asia-Pasifik.
Li mengklaim keputusan untuk memasuki Indonesia tidak bergantung pada kehadiran Apple di negara tersebut, dan yakin dengan kemampuan Honor untuk bersaing. Ia mengatakan Honor telah mengamati pasar Indonesia selama bertahun-tahun, sebelum menggandakan upaya ekspansi dalam setengah tahun terakhir.
Meskipun ia menolak untuk membagikan rincian terkini staf Indonesia dan Tiongkok, Li mengatakan Honor masih melakukan perekrutan di negara tersebut dan bermaksud untuk memiliki staf lokal di masa mendatang.
Honor berencana untuk membuka setidaknya 10 tokonya sendiri di Indonesia tahun ini, selain menjual melalui pengecer lokal, kata Li.
Di luar Tiongkok, Honor terutama menjual di Eropa dan sebagian Asia Tenggara. Ponselnya tidak dijual langsung di AS. Perusahaan mengklaim bahwa pada bulan Desember, lebih dari separuh penjualannya berasal dari luar Tiongkok untuk pertama kalinya.
Honor, yang berencana untuk go public, dipisahkan dari raksasa telekomunikasi Tiongkok Huawei pada bulan November 2020 setelah perusahaan induknya terkena sanksi AS. Huawei mengatakan tidak memiliki saham apa pun di Honor atau terlibat dalam keputusan bisnis. (end/CNBC)