RBA DIRAMAL PANGKAS SUKU BUNGA LEBIH TAJAM DARI PERKIRAAN PASAR

  • Info Pasar & Berita
  • 20 Feb 2024

05034533

IQPlus, (20/2) - Commonwealth Bank of Australia menyebutkan kebijakan moneter di Australia mendapatkan daya tarik yang lebih besar ketimbang di AS meskipun Reserve Bank menaikkan suku bunga lebih rendah daripada Federal Reserve. Kondisi itu menunjukkan siklus pelonggaran Down Under akan lebih agresif dibandingkan dengan perkiraan pasar.

Mengutip The Business Times, Selasa, 20 Februari 2024, RBA menaikkan suku bunga sebesar 4,25 poin persentase dalam siklus pengetatan saat ini, dibandingkan dengan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 5,25 poin.

Namun, Kepala Ekonomi Australia CBA Gareth Aird mengatakan dalam sebuah catatan penelitian, rata-rata suku bunga hipotek yang beredar di AS hanya meningkat 50 basis poin, dibandingkan dengan Australia yang sebesar 320 basis poin.

"Saluran transmisi kebijakan moneter melalui pasar hipotek jauh lebih langsung di Australia," kata Aird.

Dia memperkirakan penurunan suku bunga akan diperlukan pada paruh kedua 2024 untuk menghentikan kenaikan pengangguran di atas 4,5 persen. Angka tersebut naik menjadi 4,1 persen pada Januari, tertinggi dalam dua tahun, data menunjukkan.

Pertumbuhan ekonomi juga melambat dengan lebih cepat di Australia, sehingga memperkuat daya tarik kebijakan RBA. Selain itu, pendapatan rumah tangga yang dapat dibelanjakan per kapita yang disesuaikan inflasi mengalami kontraksi tajam di Australia, demikian pula konsumsi rumah tangga, sedangkan kedua metrik berada dalam tren meningkat di AS, kata CBA.

Aird memperkirakan inflasi yang mendasarinya akan mencapai target tertinggi RBA sebesar 2-3 persen dalam tiga bulan hingga Juni, setahun lebih awal dari perkiraan bank sentral di Sydney pada pertengahan 2025.

Oleh karena itu, ia memperkirakan RBA akan bersikap agresif saat turun. Aird memperkirakan enam kali pemotongan suku bunga dimulai pada September, sehingga menurunkan suku bunga menjadi 2,85 persen pada Juni 2025. Hal ini kontras dengan perkiraan pasar keuangan yang hanya melakukan dua kali pemotongan pada periode tersebut. (end/ba)



Kembali ke Blog