RENAULT JAJAKI KEMITRAAN DENGAN CHERY

  • Info Pasar & Berita
  • 03 Nov 2025

30650332

IQPlus, (3/11) - Renault sedang dalam pembicaraan dengan lebih banyak produsen mobil, termasuk Chery asal Tiongkok,untuk menjajaki kemitraan guna memproduksi dan menjual mobil bersama, ujar seorang eksekutif puncak.

Fabrice Cambolive, kepala pertumbuhan Renault Group, menyampaikan kepada wartawan pada hari Jumat tentang pembicaraan tersebut, seraya mengumumkan penyelesaian kesepakatan di Brasil dengan Geely asal Tiongkok, pada hari Senin.

Langkah ini menggarisbawahi bagaimana Renault semakin banyak bermitra dengan produsen mobil lain, terutama produsen China, di pasar global untuk meningkatkan efisiensi pabriknya di seluruh dunia dan meningkatkan daya saing produk.

Renault menandatangani perjanjian definitif untuk menjual 26,4% saham anak perusahaannya di Brasil kepada Geely, menurut siaran pers yang dikeluarkan pada hari Senin. Keduanya bekerja sama di pasar Amerika Latin terbesar, tempat BYD telah membangun pabrik dan meraih pangsa pasar dengan model-model listrik murni dan hibrida plug-in yang terjangkau.

"Kemitraan seperti ini jelas merupakan kemitraan yang menguntungkan karena kami memperluas akses ke berbagai platform, peralatan industri, rekayasa, dan jaringan distribusi," ujar Cambolive dalam konferensi pers.

"Tidak menutup kemungkinan adanya kesepakatan lain dengan produsen lain di pasar lain," ujarnya, seraya menambahkan bahwa Chery adalah salah satu produsen mobil yang dihubungi Renault untuk menjajaki kemitraan serupa meskipun belum ada proyek yang diselesaikan.

Bloomberg News pada bulan Oktober melaporkan diskusi Renault dengan Chery untuk memproduksi mobil di Amerika Selatan.

Sebagai bagian dari perjanjian di Brasil, Geely akan memiliki akses ke pabrik Renault di Sao Jose dos Pinhais, di negara bagian Parana, untuk merakit mobil bermerek Geely dan mendistribusikannya melalui jaringan penjualan Renault, sementara Renault akan menggunakan arsitektur kendaraan Geely untuk memperluas jangkauannya ke segmen lain di pasar Brasil.

Cambolive mengatakan kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat utilisasi pabrik. Saat ini, pabrik tersebut beroperasi sekitar 50% dari kapasitas tahunannya yang mencapai 400.000 unit.

Renault memiliki pabrik mobil di sekitar belasan negara, termasuk Prancis, Spanyol, dan India. Renault juga telah memproduksi dan menjual Grand Koleos yang dikembangkan menggunakan platform Geely di Korea Selatan sejak 2024. (end/Reuters)

Kembali ke Blog