06930838
IQPlus, (10/3) - Indonesia dan Vietnam semakin memperkuat kemitraan strategis, khususnya di bidang teknologi untuk sektor ekonomi digital.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa dengan populasi anak muda yang besar dan semakin melek teknologi, Indonesia dan Vietnam memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi digital di kawasan ASEAN.
"Saat ini, kerja sama antara kedua negara masih terbatas pada perdagangan dan investasi. Dengan populasi anak muda yang besar dan semakin melek teknologi, Indonesia dan Vietnam memiliki potensi untuk menjadi pusat ekonomi digital ASEAN," ujar Airlangga dalam High Level Business Dialogue bertajuk "Vietnam and Indonesia: A Partnership for Progress and Prosperity" yang digelar di Jakarta, Senin.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua negara dalam mengeksplorasi peluang kerja sama di sektor teknologi, termasuk pengembangan ekonomi digital dan industri semikonduktor.
Melihat potensi besar dalam ekonomi digital tersebut, Indonesia dan Vietnam menegaskan pentingnya mempercepat kerja sama dalam ekonomi digital dengan menandatangani Letter of Intent (LoI) tentang Kerja Sama Peningkatan Kapasitas di Bidang Teknik dan Ekonomi Digital.
LoI ini ditujukan untuk mengembangkan kapasitas insinyur dan bakat di bidang teknologi, mempromosikan inisiatif ekonomi digital termasuk tekologi komunikasi informasi (ICT), semikonduktor, dan industri kendaraan listrik, serta mengeksplorasi kolaborasi potensial. (end/ant)