02826309
IQPlus, (29/1) - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani yang juga menjabat sebagai CEO Danantara menilai laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap saham-saham Indonesia harus segera ditindaklanjuti oleh otoritas terkait, mengingat penilaian MSCI menjadi acuan bagi investor-investor dunia.
Sejumlah analis meyakini pengumuman yang dibuat MSCI terhadap saham-saham Indonesia itu memicu anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia, Rabu, yang dibuka dan ditutup melemah 659,67 poin atau 7,35 persen ke posisi 8.320,55.
"(IHSG turun, red.) karena trigger-nya dari MSCI yang mengeluarkan report ya. Memang, bursa kita diharapkan lebih transparan lagi. Ini sebetulnya sudah ada, kita harus segera tindak lanjuti ini, karena ini sudah beberapa bulan ya kalau saya lihat. Jadi, ini kita tindak lanjuti segera, karena ini masalah transparansi dan akuntabilitas," kata Rosan Perkasa Roeslani saat ditemui pada sela-sela kegiatannya di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu.
Walaupun demikian, Rosan menilai fundamental perusahaan-perusahaan di Indonesia relatif masih kuat terlepas dari anjloknya IHSG hari ini.
"Fundamental-fundamental dari perusahaan-perusahaan kita ini sangat baik. Tetapi, kita ketahui MSCI adalah acuan dari para investor dunia pada saat dia berinvestasi di negara-negara. Nah, itu tentunya kita harus segera tindak lanjuti mengenai masukan dari MSCI," ujar Rosan. (end/ant)