30159448
IQPlus, (29/10) - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyatakan komitmen investasi Singapura ke Indonesia tetap terbuka di tengah isu yang muncul di antara kedua negara, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kabut asap lintas batas.
"Kebetulan saya kemarin juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Pak Vivian (Balakrishnan), dan menyampaikan bahwa komitmen, baik itu investasi maupun hal-hal lainnya, tetap siap, tetap terbuka," kata Rosan usai menghadiri Rapimnas Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis.
Rosan mengatakan kedua negara akan memperkuat koordinasi kerja sama untuk meningkatkan investasi serta mencari peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia dan Singapura.
Ia menambahkan dirinya juga terbuka untuk menerima masukan dari pihak Singapura maupun menyampaikan masukan dari Indonesia guna memperkuat kolaborasi kedua negara.
Berdasarkan data BKPM, Singapura menjadi negara dengan realisasi penanaman modal asing (PMA) terbesar di Indonesia pada periode Januari-September 2026, dengan nilai investasi mencapai 14 miliar dolar AS atau sekitar Rp231 triliun atau menyumbang 29,6 persen dari total PMA sebesar Rp777,8 triliun.
Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (28/10). (end/ant)