20152156
IQPlus, (21/7) - Indek saham Australia anjlok pada hari Senin ke hari terburuknya dalam lebih dari tiga bulan, turun dari rekor tertinggi yang dicapai pada hari sebelumnya karena saham-saham keuangan kelas berat yang membuat indeks melemah setelah kenaikan tajam pekan lalu.
Indeks S&P/ASX 200 ditutup melemah 1 persen di level 8.668,20, penurunan harian terbesar sejak 9 April. Indeks naik 1,4 persen pada hari Jumat ke rekor penutupan di level 8.757,20.
Saham perbankan turun lebih dari 2 persen dalam sesi terburuknya sejak 7 April setelah naik 1,6 persen pekan lalu. Bank terbesar Commonwealth Bank of Australia turun 2,5 persen, merosot hampir 8 persen sejak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada akhir Juni. Bank-bank "Empat Besar" lainnya mengalami penurunan antara 2 persen dan 3,6 persen.
"Dari perspektif fundamental, bank tidak semenarik perusahaan tambang," kata Lochlan Halloway, ahli strategi pasar ekuitas di Morningstar, merujuk pada valuasi bank yang terlalu tinggi dan rotasi ke perusahaan tambang yang undervalued.
"Dari perspektif valuasi, rotasi semacam itu cukup masuk akal, dan saya pikir kita sedang melihat beberapa hal itu terjadi saat ini di mana perusahaan tambang mengalami arus modal yang kuat dengan mengorbankan bank."
Saham pertambangan ditutup pada level tertingginya sejak akhir Februari, dipimpin oleh kenaikan 4,5 persen di South32 setelah produsen bijih mangan terbesar di dunia tersebut melaporkan output kuartal keempat di atas perkiraan analis.
Saham pemberat indeks yakni BHP berhasil menutup penurunan awal dan akhirnya menguat 0,4 persen. Saham tersebut berkinerja lebih buruk dibandingkan saham-saham sejenisnya secara relatif pada hari itu setelah mencatat kenaikan "kuat" sebesar 3 persen pada hari Jumat menyusul laporan produksi kuartalan yang optimis, ujar Glyn Lawcock, kepala riset logam dan pertambangan di Barrenjoey.
Saham real estat dan barang konsumsi diskresioner yang sensitif terhadap suku bunga masing-masing turun 0,9 persen dan 1,2 persen.
Indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru naik 0,6 persen menjadi 12.961,51, penutupan tertinggi sejak pertengahan Februari. (end/Reuters)