02930289
IQPlus, (30/1) - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) resmi mengumumkan perpanjangan periode pembelian kembali saham (buyback) selama tiga bulan ke depan. Langkah strategis ini diambil mengingat masih adanya sisa kuota saham yang dapat dibeli kembali oleh Perseroan.
Berdasarkan Keterbukaan Informasi yang dirilis pada Kamis (29/1), masa perpanjangan buyback ini akan berlangsung mulai 30 Januari 2026 hingga 29 April 2026. Keputusan ini menyusul berakhirnya periode buyback sebelumnya yang jatuh pada 29 Januari 2026.
Realisasi dan Target Saham Hingga saat ini, emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi ini telah merealisasikan pembelian kembali sebanyak 56.978.600 lembar saham. Angka tersebut masih di bawah target maksimal yang ditetapkan perusahaan, yakni sebanyak 158.000.000 lembar saham. Dengan demikian, TBIG masih memiliki ruang untuk menyerap sekitar 101 juta lembar saham lagi di pasar reguler melalui Bursa Efek Indonesia.
Kondisi Keuangan dan Mekanisme Pasar Manajemen TBIG menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengganggu stabilitas keuangan perusahaan. Perseroan menyatakan memiliki sumber pendanaan yang cukup untuk melakukan buyback tanpa mengganggu kegiatan operasional maupun kebutuhan belanja modal (capital expenditure).
"Pelaksanaan pembelian kembali saham pada periode perpanjangan ini tidak berpengaruh terhadap pendapatan Perseroan," tulis Direktur TBIG, Helmy Yusman Santoso, dalam laporan resminya.
Dalam pelaksanaannya, TBIG kembali menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai perantara pedagang efek. Terkait harga beli, manajemen menekankan akan melakukan pembelian pada tingkat harga yang dianggap baik dan wajar dengan tetap mematuhi regulasi pasar modal yang berlaku. (end)