SILOAM LANJUTKAN PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN DI TAHUN 2025

  • Info Pasar & Berita
  • 31 Mar 2026

08931172

IQPlus, (31/3) - PT Siloam International Hospitals Tbk (Siloam), jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, mengumumkan hasil kinerja keuangan dan operasional untuk satu tahun penuh 2025 (FY2025).

Siloam menandai FY2025 sebagai tahun yang penting, seiring langkah Perseroan menuju operating archetype yang lebih terfokus. Hal ini memungkinkan penyelarasan yang lebih baik atas kapabilitas klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di seluruh jaringan rumah sakit, selaras dengan komitmen kami dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses di Indonesia. Serangkaian leadership summit, network-wide programs, serta penguatan teknologi turut mendorong peningkatan eksekusi dan memperkuat fokus profitabilitas di setiap unit rumah sakit.

Sebagai hasil dari langkah-langkah strategis tersebut, Siloam mencatat pertumbuhan Pendapatan Neto sebesar 5,2% YoY, EBITDA sebesar 18,3%, dan Laba Bersih sebesar 22,5%, meskipun tahun berjalan merupakan periode transisi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal

Sorotan Kinerja Keuangan dan Operasional :

- Year-on-Year (YoY) : Pendapatan Neto, EBITDA, dan Laba Bersih masing-masing mencapai Rp 9,95 triliun (+5,2%), Rp 2,90 triliun (+18,3%), dan Rp 1,16 triliun (+22,5%).

- Volume Pasien: Volume pasien tetap terjaga dengan baik, didukung oleh transisi yang terarah menuju arketipe operasional baru. Jumlah rawat inap tercatat 317.900 (-2,5%), hari perawatan 1.010.570 (+0,3%), dan kunjungan rawat jalan 4.350.035 (+2,5%).

Siloam mencatat kinerja operasional yang stabil sepanjang tahun, meskipun dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, dengan jumlah rawat inap sebesar 317.900, hari perawatan 1,01 juta, dan kunjungan rawat jalan sebanyak 4,35 juta, didukung oleh 4.310 tempat tidur operasional dengan tingkat hunian sebesar 64,2%.

Pencapaian Utama dan Inisiatif Strategis

Siloam terus memperkuat transformasi melalui strategi lima tahun Next Gen Siloam, yang mencakup konsep hospital of the future, di mana Siloam berkembang menjadi ekosistem layanan kesehatan yang berbasis AI, berbasis data, dan berfokus pada pasien, dengan tujuan menghadirkan keunggulan operasional, hasil klinis berstandar global, serta pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari pengembangan tersebut, MRCCC (Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center) telah meluncurkan integrated CT-LINAC pertama di Asia Tenggara, menandai kemajuan signifikan dalam kapabilitas radioterapi. Sebagai LINAC (linear accelerator) ketiga di rumah sakit tersebut, teknologi ini mengintegrasikan pencitraan CT dengan terapi radiasi dalam satu alur kerja, didukung oleh perencanaan berbasis AI, sehingga memungkinkan penyesuaian secara real-time terhadap kondisi pasien, meningkatkan presisi, mempercepat waktu perawatan, serta meminimalkan paparan terhadap jaringan sehat.

Siloam juga telah membuka Siloam Hospitals Surabaya, dengan kapasitas bangunan dua kali lebih besar dibandingkan sebelumnya. Rumah sakit ini didukung oleh lebih dari 200 dokter spesialis dan dilengkapi dengan teknologi mutakhir, termasuk pengembangan Mochtar Riady Center for Advanced Care (MRCAC), yang semakin memperkuat layanan perawatan lanjutan bagi masyarakat Jawa Timur.

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Perseroan berhasil meraih EcoVadis Silver Medal 2025, menempatkan Siloam dalam 15% perusahaan teratas secara global serta 3% teratas di sektor layanan kesehatan. Pencapaian ini mencerminkan peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun, didorong oleh penguatan kebijakan, peningkatan sertifikasi, serta integrasi praktik bisnis berkelanjutan secara berkesinambungan.

Pernyataan dari Presiden Direktur Siloam :

Presiden Direktur Siloam, Bapak Davidi Utama, menyampaikan "Tahun 2025 merupakan tahun yang penting bagi Siloam seiring dimulainya implementasi strategi Next Gen Siloam, dengan transisi menuju operating archetype yang lebih terfokus pada segmen pasien yang dituju. Hal ini memungkinkan penyelarasan yang lebih baik atas kapabilitas klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional untuk mendukung ekspansi yang berkelanjutan.

Perbaikan kinerja secara bertahap serta momentum positif hingga awal 2026 semakin memperkuat keyakinan manajemen bahwa transisi archetype ini berjalan sesuai rencana dan mulai memberikan hasil secara terukur, sehingga menempatkan Siloam pada posisi yang lebih kuat untuk pertumbuhan yang lebih terfokus dan berkelanjutan ke depan". (end)


Kembali ke Blog