03034602
IQPlus, (31/1) - PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) telah menetapkan harga saham perdana di level Rp103 per saham. Dengan demikian diperkirakan perusahaan bakal meraih dana segar sekitar Rp49,44 miliar dari hasil Penaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO).
Diketahui salam perhelatannya ini, MEJA akan menawarakan sebanyak 480.000.000 Saham Baru dengan nilai nominal Rp20 per unit. Jumlah saham yang ditawarkan tersebut sebanyak 25,03% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah Penawaran Umum.
Bersamaan dengan Penawaran Umum ini, Perseroan juga menerbitkan sebanyak 480.000.000 Waran Seri I atau sebesar 33,39% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Untuk rasionya yaitu 1 Saham Baru akan memperoleh 1 Waran Seri I dimana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham Perseroan dengan nilai nominal Rp20 setiap saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp115. Total Hasil Pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp55.200.000.000.
Dalam aksi korporasi ini, Perseroan akan dibantu oleh Penjamin Pelasana Emisi Efek PT MNC Sekuritas dan Penjamin Emisi Efek yakni PT Erdikha Elit Sekuritas.
Adapun sekitar 24% dana dari hasil IPO atau sekitar Rp10.905.600.000,- akan dipergunakan untuk pembelian aset tetap berupa peralatan kerja kantor peralatan kerja proyek dan kendaraan. Kemudian, sekitar 4% atau sekitar Rp1.817.600.000,- untuk sewa bangunan dan kendaraan serta pengembangan sistem informasi dan jaringan. Lalu, sekitar 72% atau sekitar Rp32.716.800.000,- akan digunakan untuk modal kerja Perseroan antara lain namun tidak terbatas untuk pembelian persediaan bahan baku, biaya kontraktor, desain interior dan pengadaan furnitur.
Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan antara lain namun tidak terbatas seperti; pembelian bahan baku, bahan penunjang, biaya produksi dan operasional lainnya.
Untuk diketahui, Perkiraan Masa Penawaran Umum akan dilakukan pada tanggal 31 Januari.6 Februari 2024. Dan diharapkan saham MEJA bisa dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Februari 2024. (end)