UMKM PANGAN RI TINGGI PEMINAT DI CISMEF 2025

  • Info Pasar & Berita
  • 07 Jul 2025

18742038

IQPlus, (7/7) - Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia berhasil mencuri perhatian di ajang China International Small and Medium Enterprises Fair (CISMEF) 2025 yang berlangsung pada 27-30 Juni 2025 di China Import and Export Fair Complex, Guangzhou, Tiongkok.

Dalam siaran pers Kemendag (4/7) disebutkan Produk unggulan seperti kakao, rempah-rempah, kerupuk udang, dan makanan bebas gluten mencatatkan potensi transaksi dagang senilai USD 773,2 ribu atau setara Rp12,56 miliar.

Atase Perdagangan Beijing Budi Hansyah mengatakan, CISMEF 2025 ini menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia. Bahkan,beberapa produk kakao, rempah, kerupuk udang, dan makanan bebas gluten telah menghasilkan nota kesepahaman (MoU) dengan calon mitra dagang.

"UMKM produk pangan kakao, rempah, kerupuk udang, dan makanan bebas gluten berhasilmenghasilkan nota kesepahaman dengan calon mitranya di Tiongkok senilai Rp12,56 miliar,"kata Budi.

Budi juga mengatakan,produk UMKM Indonesia memiliki daya saing dalam memasukipasar Tiongkok. Hal ini terlihat dari antusiasme pengunjung pameran, khususnya untuk produk pangan yang ditampilkan selama pameran berlangsung.

"Partisipasi ini memberikan eksposur positif bagi produk UMKM Indonesia dan memperkuat citra Indonesia sebagai mitra dagang yang inovatif dan kompetitif. Produk makanan sehat, kopi, dan perhiasan menjadi sorotan utamapengunjung," jelas Budi.

Pada CISMEF 2025, Paviliun Indonesia memfasilitasi 25 pelaku UMKM mengisi paviliun Indonesia.UMKM tersebut antara lain, Aliefa Sadina, Belquinza, PT Qihua Walet Indo, PT Koloni Timur, Borobudur Silver, D-Natica Pearls & Jewels, Nicole.s Natural, Cita Rasa Atjeh, CV Aroma Sukses, PT Mandala Prima Makmur, PT Komodo Maju Pangan, Ladang Lima, PT Coconut Internasional Indonesia, PT Guna Graha Gemilang, UD Raja Kopi, GMC Collection, sertaEllyhan Jewelry/Tioet.

Adapun Produk UMKM yang ditampilkan terdiri dari produk pangan, kerajinan tangan, serta fesyen dan aksesorisnya. Partisipasi pada pameran ini merupakan hasil sinergi Atase Perdagangan Kedutaan Besar RI (KBRI) Beijing dengan Kementerian UMKM. (end)






Kembali ke Blog