USAI TUJUH TAHUN, GUBERNUR BANK SENTRAL SELANDIA BARU MUNDUR

  • Info Pasar & Berita
  • 05 Mar 2025

06335158

IQPlus, (5/3) - Gubernur bank sentral Selandia Baru Adrian Orr akan mengundurkan diri pada akhir bulan ini setelah tujuh tahun memimpin bank tersebut, menurut pernyataan resmi.

Wakil Gubernur Christian Hawkesby akan bertindak sebagai gubernur sementara hingga 31 Maret, serta mengepalai Komite Kebijakan Moneter. Menteri Keuangan Selandia Baru akan menunjuk gubernur sementara mulai 1 April untuk jangka waktu hingga enam bulan.

"Selama tujuh tahun terakhir, kami telah membangun kapabilitas dan kapasitas secara signifikan sehingga kami dapat menanggapi lingkungan global yang semakin kompleks dan menantang," kata Orr dalam sebuah pernyataan.

"Kami telah membuat kemajuan yang cukup besar dalam pendekatan kami terhadap kebijakan moneter dan keuangan, di samping mendorong peningkatan jatuh tempo yang sangat dibutuhkan dalam modal neraca, digital, data, dan teknologi kami."

Negara tersebut bergulat dengan resesi pada kuartal ketiga tahun lalu. RBNZ terakhir kali memangkas suku bunganya sebesar 50 basis poin menjadi 3,75% pada bulan Februari.

Selandia Baru juga diganggu oleh angka pengangguran yang tinggi yang telah menyebabkan orang asing meninggalkan negara tersebut secara berbondong-bondong.

Pada kuartal Juni 2022, tingkat inflasi tahunan Selandia Baru mencapai 7,3%, level tertinggi dalam lebih dari tiga dekade. Inflasi negara tersebut sejak saat itu telah mereda, memberikan ruang bagi bank sentral untuk memangkas suku bunga. Selandia Baru melaporkan tingkat inflasi utama sebesar 2,2% pada kuartal yang berakhir Desember 2024.

Menteri Keuangan Nicola Willis mengakui pengunduran diri Orr. "Saya mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan," kata Willis, dan juga menyambut baik wakil gubernur Hawkesby.

Dolar Selandia Baru menguat dan diperdagangkan pada 0,565 terhadap dolar AS. (end/CNBC)



Kembali ke Blog