VTNY ROMBAK JAJARAN DIREKSI, FOKUS PERKUAT EKSEKUSI BISNIS DAN INOVASI

  • Info Pasar & Berita
  • 18 Jun 2026

16829830

IQPlus, (18/6) - PT VENTENY Fortuna International Tbk (IDX:VTNY) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menyetujui seluruh mata acara yang diajukan Perseroan, termasuk pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih, penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta perubahan susunan Direksi Perseroan.

Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan sepanjang tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Pada agenda perubahan susunan Direksi, pemegang saham menerima pengunduran diri Milokevin Wendiady dari jabatannya sebagai Direktur dan Group Chief Operating Officer (COO) Perseroan. Pengunduran diri tersebut disampaikan atas alasan pribadi dan tidak terkait dengan kinerja maupun kondisi usaha Perseroan.

Pada kesempatan yang sama, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Hosea Sanjaya sebagai Wakil Direktur Utama dan Group Chief Operating Officer (COO), serta pengangkatan Tri Ismardiko Widyawan sebagai Direktur dan Group Chief Technology Officer (CTO) Perseroan.

Direktur Utama, Founder, dan Group CEO VENTENY, Jun Waide, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan oleh Milokevin Wendiady selama masa pengabdiannya di Perseroan.

"Kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh Pak Milo selama bergabung dengan Perseroan. Kami juga menyambut bergabungnya Hosea Sanjaya sebagai Wakil Direktur Utama dan Group COO serta Tri Ismardiko Widyawan sebagai Direktur dan Group CTO. Penguatan tim kepemimpinan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas eksekusi bisnis, mempercepat inovasi, dan mendukung pertumbuhan Perseroan ke depan," ujar Jun Waide.

Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah disahkan dalam RUPST, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp327,3 miliar, meningkat 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatatkan total aset sebesar Rp1,8 triliun atau tumbuh 49% dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar Rp1,2 triliun. Sementara itu, laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp2,1 miliar.

Pencapaian tersebut diraih di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, khususnya bagi industri pembiayaan yang menghadapi tekanan daya beli masyarakat, meningkatnya risiko kredit, serta tingginya kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Menyikapi kondisi tersebut, VENTENY memilih untuk lebih selektif dalam mengembangkan bisnis pembiayaan dan memfokuskan sumber daya pada produk serta layanan yang memiliki permintaan pasar yang kuat dan memberikan kontribusi yang lebih berkelanjutan terhadap kinerja Perseroan. Pada saat yang sama, Perseroan juga melakukan berbagai langkah efisiensi, termasuk evaluasi terhadap sejumlah program dan aktivitas yang belum memberikan kontribusi optimal terhadap profitabilitas.

Pada tahun 2026, Perseroan berkomitmen untuk terus menciptakan dampak positif bagi pelaku usaha dan UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan finansial dan kompetensi tenaga kerja di berbagai sektor industri di Indonesia, melalui layanan pendanaan produktif, dan melalui layanan dalam VENTENY Employee Super App seperti Earned Wage Access (EWA), Advance Wage Access (AWA), Payroll Service, serta berbagai layanan digital lainnya yang terintegrasi dalam ekosistem VENTENY.

Untuk mendukung agenda pertumbuhan tersebut, Perseroan akan terus memperkuat tata kelola, pengendalian internal, dan manajemen risiko agar setiap peluang bisnis dapat dikelola secara optimal dan terukur. Dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, VENTENY berupaya menjaga kualitas portofolio, meningkatkan profitabilitas, serta memperkuat posisi keuangan sebagai landasan bagi pertumbuhan jangka panjang.

"Tahun 2025 menegaskan ketahanan dan kemampuan Perseroan dalam menciptakan pertumbuhan yang berkualitas di tengah berbagai tantangan dan peluang pasar. Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat, kami tidak hanya fokus pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga membangun kapasitas untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Ke depan, kami melihat peluang yang semakin besar untuk memperluas dampak dan nilai yang kami ciptakan melalui inovasi layanan, penguatan ekosistem bisnis, serta pengembangan organisasi yang agile dan berorientasi pada masa depan. Dengan strategi yang terarah dan eksekusi yang disiplin, kami yakin Perseroan berada pada posisi yang baik untuk melanjutkan momentum pertumbuhan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.," tutup Jun Waide. (end)


Kembali ke Blog